Social Icons

Pages

Friday, April 19, 2013

Pekerjaan yang menuju kesuksesan, ya Pustakawan


Sebenarnya apa sih pustakawan itu?
Mungkin banyak orang menggangap bahwa seorang pustakawan itu hanyalah pekerjaan yang menjaga buku saja. Tapi mereka salah, padahal dibalik semua itu pustakawan adalah pekerjaan yang sangat mulia dan mengasyikkan. Pustakawan adalah orang yang bergerak di bidang perpustakaan atau ahli perpustakaan yang membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain.
Di sini saya mau cerita sedikit kenapa saya bisa terjun ke bidang perpustakaan, penasaran???
Pertama, tidak terpikirkan akan masuk kuliah dan mengambil jurusan ilmu perpustakaan. Kalau ditanya tentang perpustakaan mungkin sudah tahu sejak saya menginjak di SMP karena sudah sering melakukan peminjaman dan pengembalian buku. sempat ragu-ragu ketika saya disuruh masuk kuliah di jurusan ilmu perpustakaan oleh orang tua saya. Karena menurut informasi peluang kerja di bidang perpustakaan itu masih sangat luas. Tapi dengan bismillah akhirnya saya memberanikan diri untuk daftar kuliah di jurusan ilmu perpustakaan.
Di tengah-tenganh mengikuti mata kuliah ilmu perpustakaan, saya merasa galau dan jenuh dengan semua ini. Nanti setelah lulus mau dibawa kemana saya? Pikiran itu selalu hinggap dipikiran saya. Rasanya ingin pindah jurusan saja, biar bisa mengakhiri semua ini. Tapi dorongan dari orang tua, saudara dan teman-teman yang selalu menguatkan saya agar tetap sabar menjalani ini dan tetap pada bidang perpustakaan. Mata kuliah ilmu perpustakaan yang saya pelajari di awal-awal semester susah untuk saya tangkap, ditambah memang saya bingung dengan apa sih kerja pustakawan itu.
Lama sharing dengan teman, dosen, dosen pembimbing dan pustakawan yang sukses akhirnya saya menemukan jati diri saya. Ternyata menjadi seorang pustakwan itu asyek da seru. Motivasi-motivasi yang masuk semakin menguatkanku untuk terus maju dengan menjadi pustakawan. Dan hal ini membuat saya tidak galau lagi tentang apa itu pustakawan, karena sebenarnya menjadi pustakawan itu seru banget dan mengajarkan kita untuk terus semangat. Pustakawan itu akan menambah pengetahuan karena pekerjaannya tidak hanya berhubungan dengan buku saja, tapi juga menjalin silahturahim sesama orang(karena mempertemukan kita pada orang-orang baru maupun lama) dll.
Saya mengerti besok mau apa dan bagaimana. Semoga kedepannya setelah saya lulus  mendapat gelar sarjana ilmu perpustakaan, saya menjadi seorang pustakawan yang berguna bagi dalam dan luar negeri. Dan dengan pengetahuan yang telah saya pelajari dan temui bisa diterapkan dengan baik. Mari kita tunjukan bahwa seorang pustakawan itu TOP banget dan keren.
Berikut ini koleksi foto-foto saya di perpustakaan:





sekian cerita saya , semoga menambah pencerahan bahwa menjadi pustakawa tidak seburuk yang orang pikirkan.

salam pustakawan ^_^

Saturday, March 16, 2013

PERPUSTAKAAN UNTUK RAKYAT


SEDIKIT PEMBICARAAN TENTANG PERPUSTAKAAN UNTUK RAKYAT

Dengan,
Moderator                   : Anis Masruri
Narasumber 1              : Afia Rosdiana, M.Pd
Narasumber 2              : Ratih Rahmawati
Narasumber 3              : Blasius Sudarsono,MLIS




Narasumber 1(Afia Rosdiana,M.Pd)
Sejak kecil Ibu Afia selalu diajak ayahnya ke perpustakaan setiap hari sabtu untuk membaca buku. Sewaktu beliau sekolah di Chines school, gurunya mengajak beliau ke perpustakaan dan diajak untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan. Tahun 2006 ibu Afia pindah ke Indonesia dan hal yang pertama kali dicari adalah perpustakaan, dan ternyata perpustakaan hanya ada dipojokkan SD dekat rumah beliau.
Beliau tertarik sekali dengan buku untuk rakyat. Banyak orang yang mengatakan bahwa TBM (Taman Baca Masyarakat) itu beda dengan perpustakaan. Apakah benar demikian ?
Pada tahun 2009 beliau ditugasi di perpustakaan kota, sangat disayangkan banyak buku bahan bacaan di perustakaan lebih kepada teori tentang perpustakaan, bagaimana  klasifikasi,  katalogisasi, dan lain sebagainya. Di tahun 2009 juga disebutkan bahwa seolah-olah orang-orang tidak boleh menyebut TBM tapi harus menyebutnya dengan perpustakaan masyarakat. Karena TBM itu milik depdiknas, TBM juga berkembang dan induknya dari kementrian nasional. Tapi dari keduanya yaitu TBM dan Perpustakaan Masyarakat mempunyai tujuan yang sama yaitu mengembangkan literasi masyarakat.
 197 TBM di Jogja pernah ditawari mau memakai nama perpustakaan atau TBM? Akhirnya diambillah nama TBM karena bantuan dari Dinas Pendidikan lebih banyak. Perpustakaan masyarakat atau TBM mempunyai ruh yang sama yaitu mengembangkan minat baca. Dari 240 TBM, hampir 30% sudah “koma” atau tidak mati dan tidak hidup. Tapi pada kenyataannya menurut ibu Afia TBM dengan Perpustakaan Masyarakat itu sama.
Pada Dialog kedua di buku Perpustakaan Untuk Rakyat, Pak Blasius dan Mbak Ratih membicarakan perpustakaan dan kepustakawanan. Bu Afi mengaitkan dengan anekdot Gus Dur tentang banteng. Anekdot tersebut mempunyai pemahaman bahwa banteng yang sangat galak kalah dengan kegalakan Bill Clinton, terkait dengan perkataan Bill Clinton “kalau kamu ngeyel tidak mau minggir, saya titipin di perpustakaan”. Senyeramkankah sebuah perpustakaan sehingga membuat banteng itu takut. Hal tersebut terkait dengan orang-orang yang “dibuang” di perpustakaan. Jadi, semua itu tergantung dengan persepsi kita masing-masing.
Dari dalam dialog 2 itu yang membicarakan tentang perpustakaan dan kepustakawanan yang menyebutkan tentang:
°         Pustakawan itu hanya mengurusi buku
°         Susah dikatakan bahwa perpustakaan itu harus dinamis, untuk itu dengan diadakannya buku untuk mengubah paradigma masyarakat awam
Pustakawan hanya dipandang sebelah mata, untuk itu diperlukan jiwa pustakawan secara formal juga pustakawan. Perpustakaan bertujuan untuk mendekatkan masyarakat ke masyarakat, sekaligusberimbas baik untuk perpustakaan kota. Cara perpustakaan kota tidak langsung mengajak anak-anak untuk baca buku, tapi mengajak untuk mengajak apa itu sebenarnya.

Narasumber 2 (Ratih Rahmawati)
Mbak Ratih mengatakan bahwa hal yang sulit adalah bagaimana berkolaborasi dengan pak Blasius karenakeduanya berbeda generasi. Untuk lebih jauh bagaimananya Mbak Ratih berharap mahasiswa lebih aktif untuk bertanya.
Pada kesempatan ini, mbak Ratih mengatakan bahwa yang tertulis itu bukan kontennya tapi bagaimana berkolaborasi antara generasi yang masih banyak galaunya dengan bapak Blasius yang sudah mempunyai jam terbang tinggi. Untuk  artikel yang ditulis oleh mbak Ratih mengenai perpustakaan yang ada di Jogja dan Sleman, beliau mengatakan bahwa itu hanya urusan tentang kebijakan.

Narasumber 3 (Blasius Sudarsono,MLIS)
Pak Blasius mengatakan bahwa pada awalnya pustakawan itu jarang menulis. Beliau pernah mengalami juga untuk diminta mengajari di UI tahun 1981, di tahun 1989 beliau terbang ke Amerika dan saat itu adalah masa-masa penentuan bagi beliau. Pada tahun 1996 beliau sudah mengajar di program S2.
Setiap tahun tidak pernah ada yang merespon ajakan beliau untuk menulis. Tahun 2012 beliau menulis dengan Ratih  untuk berkolaborasi dengan beliau. Pak Blasius mengatakan, bagaimana menyesuaikan pola pikir dua orang memang tidak mudah. Bukan masalah instansinya tetapi lebih kepada persepsi dua generasi yang mempunyai selisih umur 40 tahun lebih.
Untuk itu perlu mengajak manusia pustakawan  baru, karena bagaimana bisa mengajak yang masih muda. Obsesinya masyarakat bicara tentang pustakawan adalah orang yang berpengetahuan, yang kita lahirkan dari sekolah-sekolah perpustakaan yang melayani adalah petugas perpustakaan.
Di dalam buku yang dikarang dengan mbak Ratih, menyebutkan bahwa perpustakaan adalah pustakawannya yang mempunyai berlatar belakang perpustakaan pustakawan, tidak hanya berpendidikan tapi mempunyai jiwa pustakawan.
Untuk mengenai TBM, mempunyai tujuan yang sama dengan kemerdekaan, yaitu:
°         Kesejahteraan umum
Maksudnya yaitu kewajiban kita untuk mensejahterakan hidup kita sendiri.
°         Kecerdasan bangsa
Maksudnya adalah mencerdaskan hidup pribadi juga, yang tujuannya adalah tujuan bangsa ini.

Sehingga TBM itu bukan tujuan akhir, namun hanya antaran. Kalau diantaran saja sudah bertengkar, bagaimana tujuan akhir tersebut akan tercapai?. Sayangnya, pembukaan UUD 1945 tidak secepatnya diinternalisasikan kepada bangsa Indonesia.
Pustakawan yang memiliki kepustakawanan, pilar kepustakawanan adalah:
1.      Pada dasarnya kepustakawanan adalah panggilan hidup.
2.      Kepustakawanan adalah spirit of life.
3.      Kepustakawanan adalah karya pelayanan
4.      Kepustakawanan dilakukan dengan profesional

Untuk menjadi pustakawan itu harus ada kemampuan(jika tidak mau -> lalu selesai) dan juga kemauan (memotivasi yang mau). Dan berikut adalah beberapa kemampuan dari pustakawan:
°         Bahwa pustakawan itu harus diajak berfikir kritis
°         Membaca
Yaitu membaca dunia.
°         Menulis
Wujud syukur dari Tuhan Yang aha Esa, untuk itu perlu menulisnya.
°         Interprener, pustakawan itu tidak dihargai secara financial. Perpustakaan adalah akumulasi dari recording culture. Membahas tentang TBM itu sudah menjadi pro kontra di rakyat Indonesia erdasarkan kemampuan ekonomi, sosial.
°         Etika
Hampir semua profesi mempunyai ini. Masalah etika perlu juga diajarkan, karena etika dalam bentuk moral.

Pustakawan itu jangan miskin, pustakawan itu harus cerdas. Kalau yang cerdas yang benar! misal seorang pustakawan itu kaya, apakah akan berbagi kepada mereka yang miskin? 3 pendekatan:
°         Soft site
°         Kemampuan
°         Pustakawan ideal
Pemahaman tentang sistem yang harus diperbaiki:
1.      Pendekatan sistem
2.      Fungsi ruang dan waktu
3.      Bilangan tiga


Nah itu sedikit hasil tulisan saya tentang ringkasan pembahasan perpustakaan untuk raknyat, semoga bisa menambah pengetahuan saudara semua.

*Ni'mah Romadhiana*

Sunday, February 24, 2013

Katakan NO untuk ROKOK

Definisi rokok menurut wikipedia adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
Rokok mempunyai banyak jenisnya,
1.      Berdasarkan jenis pembungkusnya:
·         Klobot             : Rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung
·         Kawung          : Rokok yang pembungkusnya berupa daun aren
·         Sigaret             : Rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas
·         Cerutu             : Rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau

2.      Berdasarkan proses pembuatannya:
·         Sigaret Kretek Tangan (SKT)
Yaitu yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.
·         Sigaret Kretek Mesin (SKM)
Yaitu yang proses pembuatannya menggunakan mesin.material rokok dimasukkan ke dalam mesin dan keluarannya berupa rokok batangan.
Jenis rokok berdasarkan penggunaan filter, ada 2 yaitu:
a.       Rokok Filter
Yaitu rokok yang bagian pangkalnya terdapat gabus.
b.      Rokok Non Filter
Yaitu rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

3.      Rokok berdasarkan bahan baku:
·         Rokok Putih
Rokok yang hanya daun tembakau, terkadang ada yang diberi aroma tertentu untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
·         Rokok Kretek
Rokok yang bahan bakunya berupa daun tembakau dan cengkeh.
·         Rokok Klembak
Rokok yang bahan bakunya berupa tembakau, cengkeh dan kemenyan.

Bahaya merokok
Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan sang perokok maupun orang disekitarnya. Namun masih banyak yang mengabaikan bahaya rokok tersebut dan tidak peduli akan akibat yang disebabkan rokok.
Menurut hasil penelitian oleh King's College London, merokok bisa ''membusukkan'' otak dengan merusak memori, kemampuan belajar dan daya nalar. Subjek penelitian dilakukan terhadap 8.800 orang dengan rentan usia berkisar 50 tahun keatas yang mengalami tekanan darah tinggi dan kelebihan berat badan. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa rokok juga mempengaruhi otak, meskipun dalam tingkat yang lebih rendah.
Bahaya rokok terhadap otak juga dikuatkan pendapat Komunitas Alzheimer yang mengatakan: ''Kami semua tahu, merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan kelebihan berat badan adalah buruk untuk jantung. Penelitian ini menambah bukti bahwa mereka juga berpengaruh buruk untuk otak kita juga.''

Berikut adalah beberapa dampak bahaya meroko bagi tubuh manusia:
1)      Reproduksi dan Fertilisasi
Pengaruh dari merokok terhadap reproduksi dan kesuburan cukup fatal. Merokok dapat meningkatkan risiko impotensi, kerusakan sperma, mengurangi jumlah sperma dan menyebabkan kanker testis.
2)      Mulut dab Gigi
Merokok dapat menyebabkan bau mulut dan gigi bernoda. Hal ini juga dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan indera perasa. Penyebab paling serius dari merokok pada area ini adalah peningkatan risiko mengembangkan kanker pada lidah, tenggorokan, dan bibir.
3)      Kulit
Merokok mengurangi jumlah oksigen ke kulit sehingga dapat mempercepat penuaan dan kulit tampak abu-abu.
4)      Tulang
Merokok dapat menyebabkan tulang cepat lemah dan rapuh. Wanita terutamanya, 5-10% lebih mungkin untuk menderita osteoporosis dibandingkan non-perokok.
5)      Perut
Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker perut dan resiko kanker ginjal, pankreas dan kandung kemih.
6)      Paru-paru
Merokok menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK adalah penyakit progresif yang membuat seseorang sulit untuk bernapas. Banyak perokok tidak tahu bahwa mereka telah terkena penyakit ini hingga sudah terlambat. Tidak ada obat untuk penyakit ini dan tidak ada cara untuk membalikkan kerusakan.
7)      Jantung
Karbon monoksida dari rokok mencuri oksigen darah dan mengarah pada pengembangan kolesterol mengendap di dinding arteri. Efek ini meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Nah sekarang tahu kan apa itu rokok dan apa bahaya dari rokok . .  .
Mulai sekarang bagi anda yang merokok mari STOOP !!! Merokok dari sekarang, sebelum merusak tubuh anda dengan perlahan. ^_^ :D




Saturday, February 23, 2013

Sedikit coretan tentang profesi pustakawan check this out



Profesi pustakawan dimata masyarakat awam memang sering dianggap remeh. Profesi itu sering disebut sebagai pekerjaan yang hanya penunggu atau penjaga buku. Dengan pernyataan itu, seharusnya seorang pustakawan menjelaskan bahwa seorang yang berprofesi seorang yang berprofesi sebagai pustakawan lebih dari itu.
Untuk merubah paradigma yang sudah melekat di hati masyarakat itu pun tidak mudah caranya, diperlukan kerja keras, loyalitas dari pustakawan dan partisipasi serta dukungan dari berbagai pihak yang terkait.
Dalam hal ini pemerinta sudah membentuk undang-undang No. 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan dan PP No. 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah. Dengan dibentuknya UU peraturan tersebut membuktikan secara tidak langsung bahwa profesi pustakawan itu penting.
Selain itu sebagai seorang pustakawan dituntut untuk menguasai semua aspek dalam profesinya dengan baik dan benar. Seperti kegiatan katalogisasi, klasifikasi dan lain-lain. Cara kita menjelaskan profesi sebaai seorang pustawan kepada kaum awam memang cukup sulit diterima, dalam hal ini kita sebagai pustawan harus mempunyai trik-trik agar mereka dapat menerimanya dengan baik. Misalnya dengan mendekatkan diri ke pada masyarakat tersebut, lalu memberi pendapat/ menjelaskan apa itu sebuah profesi pustakawan. Karena sebuah perpustakaan itu adalah tempat yang menyediakan banyak wawasan jika mereka (pengguna) menggunakan perpustakaa itu dengan baik dan benar. Perpustakaan juga menyediakan koleksi-koleksi dari berbagai sumber. Untuk itu kita harus bangga telah kuliah di jurusan ilmu perpustakaan, dan kita harus meyakinkan kepada masyarakat bahwa profesi sebagai pustakawan itu adalah hal yang mulia dan merupakan luas pengertiannya. 


 BY:
NI’MAH ROMADHIANA/11140072/C


You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

 

Sample text

Sample Text

Sample Text